Menghitung Hari Menuju Konser Japanese Breakfast di Jakarta

  • By: NND
  • Sabtu, 11 May 2019
  • 448 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Dibawah moniker Japanese Breakfast, Michelle Zauner menciptakan musik-musik dalam benang yang bisa dideskripsikan sebagai musik eksperimental, indie pop, dan lo-fi. Ia berhasil merilis album sophomore-nya, Soft Sounds From Another Planet pada tahun 2017 silam. Mengudaranya album yang diterima secara baik oleh publik dan kritik tersebut didukung juga dengan dua single, "Boyish" dan "Road Head".

Tiga hari lagi, Rabu, tanggal 15 Mei 2019, Japanese Breakfast akan menyambangi ibukota yang tergabung dalam satu rangkaian tur Asia 2019 miliknya. Rossi Musik Fatmawati akan menjadi ground zero dari aksi panggung Japanese Breakfast di Jakarta nantinya, dengan Jirapah—unit indie/alternative dari Jakarta—sebagai band pembukanya

Jirapah sendiri baru-baru ini merilis single terbaru mereka yang bertajuk "Menjamur" via Kolibri rekords, pastikan kalian datang awal untuk simak Jirapah dengan lagu terbarunya ini.

Kehadiran Japanese Breakfast ke Jakarta merupakan hasil kerja sama dari Studiorama, Noisewhore, dan Pesona Experience yang mengemban tugas sebagai promotor. Kunjungi laman Instagram mereka untuk informasi lebih lanjut.

Melanjutkan tur-nya dari Singapura, Jakarta menjadi tujuan kedua dari tujuh tanggal yang menjadi isi dari tur Asia 2019 dari Japanese Breakfast. Sehabis Jakarta, perempuan keturunan Korea-Amerika itu akan singgah ke Bangkok, Manilla, Tokyo, Taipei, untuk kemudian ditutup di negara asalnya; Seoul, Korea Selatan.

Michelle Zauner mulai dikenal sebagai Japanese Breakfast semenjak merilis album perdananya, Psychopomp, pada 1 April 2016. Tak lama setelah dirilisnya debut albumnya itu, ia masuk ke roster Dead Ocean dimana album keduanya dirilis di bawah naungan album tersebut.

Karya terbaru dari Michelle adalah single "Glider" yang diperdengarkan saat E3 2018 (konvensi gaming internasional) sebagai sebuah soundtrack dalam game petualangan baru bertajuk Sable—di mana ia juga menggarap seluruh soundtrack dari game tersebut.

Tidak hanya berkecimpung dalam musik, Michelle yang dahulunya mengemban pendidikan dalam bidang seni sewaktu kuliah juga merupakan seorang sutradara yang telah mengepalai sejumlah klip musik dari musisi-musisi lain seperti Phoebe Bridgers dan Conor Oberst, Jay Som, dan Charly Bliss. Selain itu, belum lama ini  Michelle juga telah meresmikan buku terbarunya, Crying in H Mart.



    0 Comments

Latest News