Ultraviolence Beri Penghormatan ke Bauhaus di Album Perdana

  • By: GP
  • Sabtu, 12 January 2019
  • 692 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Ultraviolence, band post-punk/darkwave muda asal Malang, belum lama ini telah mengumumkan album perdana bertajuk References. Debut band yang berdiri pada 2017 ini dirilis secara terbatas oleh label Heavenpunks (versi CD) dan Gerpfast Kolektif (versi kaset).

Dilansir dari siaran pers, album perdana dari trio Maulana Akbar (vokal), Torkis Waladan (gitar), dan Bayu Silalahi (bass) ini mengambil inspirasi dari keputusan-keputusan personal yang diambil di kehidupan.

Secara musik, Ultraviolence mengambil inspirasi dari post-punk 80-an dan darkwave/coldwave masa kini. References juga jadi bentuk penghormatan mereka kepada legenda gothic/post-punk Bauhaus, serta subkultur gothic sampai pujangga counterculture. Para personelnya sendiri mengaku terpengaruh oleh gelombang pertama gothic movement Inggris di akhir 70-an dan awal 80-an.

Liner notes di album ini ditulis oleh Yanu Fuadi (The Porno.)

Pada 2018, Ultraviolence telah lebih dahulu merilis video klip single “Into a Bolder”.                                                                                                                                                                            



    0 Comments

Latest News