Sempat Vakum, Janggut Naga Akhirnya Rilis Album

  • By: OGP
  • Minggu, 23 September 2018
  • 374 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Setelah penantian panjang 11 tahun, grup heavy metal Janggut Naga akhirnya resmi melepas karya perdana mereka. Album berjudul sama dengan nama band ini rilis di bawah naungan label rekaman independen Wasted Rockers Recordings. Di dalamnya berisikan dua demo lawas yang telah direkam sejak 2007, empat track baru, satu lagu akustik, serta foto-foto dokumentasi Janggut Naga selama tiga tahun berkiprah rentang waktu 2007-2010.

Janggut Naga merupakan sebuah band rock proyekan iseng dari kuintet Deugalih (vokal), Joe (gitar), Nanda (gitar), Galant (bass), dan Dipo (drum). Kelimanya adalah anggota maupun eks personel band yang telah malang melintang di kancah musik independen Bandung seperti Deugalih & Folks, Terapi Urine, 70s Orgasm Club, Godless Sympthoms, dam Serigala Jahanam.

“Dulu alasan gue bikin Janggut Naga sih untuk membunuh rasa bosan aja, pas juga ketemu orang lain yang energinya meletup-leup kayak Galih, Galant, Dipo; orang-orang yang mau ngapain aja hayok aja gitu,” terang Joe, sang gitaris dilansir melalui siaran pers yang diterima SuperMusic.

“Karena hanya proyek iseng, band ini cuma merekam dua buah lagu demo, yang direkam live di studio pada tahun 2007. Untuk urusan manggung pun, Janggut Naga hanya manggung sebanyak lima atau enam kali, dalam periode tiga tahun eksistensi mereka (2007-2010).”

“Intinya sih ya senang-senang aja lah; jangan diambil pusing. Gue nge-band dari awal juga cuma mau senang-senang,” tambah Joe.

Pada medio 2015, lima tahun pasca bubarnya Janggut Naga di tahun 2010, para personel band tersebut memutuskan reuni, dan akhirnya merekam ulang lagu-lagu lama mereka serta menulis materi-materi baru. Untuk gaya bermusik, Janggut Naga mengusung heavy-metal/hard rock/alternative metal seperti halnya Monster Magnet, Orange Goblin, Alice In Chains, Soundgarden, Corossion Of Conformity, Slash's Snakepit, Black Label Society dan Saigon Kick.



    0 Comments

Latest News