'All For The Life Of The City', Kisah Seorang Raja dari The Flaming Lips

  • By: NTP
  • Selasa, 16 April 2019
  • 262 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Unit neo-psychedelia, The Flaming Lips lepas single All For The Life Of The City” dari album terbaru mereka yang dirilis pada Record Store Day, King’s Mouth: Music And Songs.

Album ini sudah dilepas dalam edisi piringan hitam edisi terbatas sebanyak 4.000 keping, sebelum dirilis ulang pada Juli mendatang.

King’s Mouth adalah album konsep yang didasarkan dari karya instalasi mereka. Karya ini diluncurkan di The Womb, Oklahoma City pada 2015 lalu. Album ini mengisahkan tentang seorang rajanya yang meninggal saat menyelamatkan rakyatnya dari longsor.

Instalasi King’s Mouth membuat penonton pameran merasakan cahaya LED dan karya visual selama tujuh menit di dalam sebuah kepala raksasa.

Walau instalasinya sudah berumur empat tahun, album King’s Mouth harus menunggu dirilis lantaran The Flaming Lips disibukkan oleh album Dead Petz (2015), Oczy Mlody (2017) dan beberapa proyek pengarsipan.

Namun album tersebut masih ada dalam rencana Wayne Coyne, Michael Ivins dan Steven Drozd. Sentuhan akhir yang membuat album tersebut dianggap pantas dilepas adalah narasi voice-over dari Mick Jones (eks-The Clash) dan Big Audio Dynamite.

“Kami memulai materinya sepanjang setengah jam pertama dengan musikal abstrak yang dinamis, akhirnya materi ini dirapikan menjadi sepuluh menit saja di pembukaan musium Baltimore.

Lalu di mana pun kami tampil, orang-orang menduga karya tersebut akan menjadi sebuah album. Ini bukan rencana kami, tapi sepertinya memang semakin jelas kalau karya ini mungkin akan menjadi album.

Jadi kami mengirim e-mail ke Jones berisi narasi dan banyak hal lain, seperti outline lagu. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi, barulah sebulan kemudian semuanya kembali dalam keadaan sudah direkam dan hasilnya sempurna.

Ini adalah poros ceritanya, di tengah-tengah rekaman di mana raja ini dipuja kemudian dikubur oleh salju. Awalnya lagu ini terdengar jahat, kami kesulitan membuatnya lebih menyenangkan,” papar Coyne.

The Flaming Lips akan melengkapi proyek ini dengan karya sastra berjudul King’s Mouth: Immerse Heap Trip Fantasy Experience yang menuturkan kisah dengan kata-kata serta visual karya Coyne.



    0 Comments

Latest News