Jack White: Sang Bluesman Abad 21

  • By: GP
  • Kamis, 10 January 2019
  • 650 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Berbicara soal guitar hero modern, tidak mungkin melewatkan nama Jack White. Pentolan The White Stripes ini dikenal khas dengan sound blues berbau garasi yang menyalak dan vokal mentahnya. White juga dianggap mempopulerkan kembali blues ke anak muda. Selain The White Stripes, pria bernama asli John Anthony Gillis ini dikenal pula dengan proyek lain macam The Raconteurs, The Dead Weather dan masih banyak lagi, serta tentu saja proyek solonya.

Dari kecil, White sudah tertarik dengan delta blues dari Son House dan Blind Willie McTell, tapi ia memilih drum sebagai instrumennya. Menginjak usia remaja, White mulai melirik gitar. Kemudian ia sempat tergabung ke band cowpunk lokal bernama Goober & The Peas, walau usianya tak lama.

Pertengahan 90-an, White bertemu dengan seorang bartender bernama Meg White. Keduanya pun kemudian menikah pada 1996. Setelah  itu, Jack dan Meg membentuk duo The White Stripes yang mengusung rock n’ roll bertemu punk-blues. Dengan raw-nya musik The White Stripes, mereka menjadi bagian dari garage rock revival di penghujung 90-an, sebelum meledak di awal 2000-an oleh The Strokes, Yeah Yeah Yeahs, dan The Libertines.

Pada awal karier The White Stripes, Jack dan Meg mengaku sebagai sepasang kakak adik. Namun kemudian terungkap saat proses perceraian mereka pada tahun 2000. Dengan perpisahan rumah tangga itu, ternyata tak menghentikan laju The White Stripes. Mereka makin melejit dengan deretan album macam White Blood Cells (2001), Elephant (2003), Get Behind Me Satan (2005), serta album terakhir Icky Thump (2007) sebelum bubar pada 2011.  

Selepas The White Stripes, Jack White mulai menyibukkan diri dengan berbagai proyek solo, membentuk The Raconteurs bersama Brendan Benson, serta The Dead Weather bareng Alison Mosshart. Album-album solo mumpuni seperti Blunderbuss (2012), Lazaretto (2014), dan Boarding House Reach (2018) dilepas oleh penggemar tim baseball Detroit Tigers itu. Kini ia juga sibuk menjalankan label rekamannya, Third Man Records.

Jack White juga dikenal telah membintangi sejumlah film, tapi yang paling tersohor adalah saat dia membintangi film dokumenter It Might Get Loud besutan Davis Guggenheim. Di film itu ia “beradu” main gitar bersama dua gitaris rock veteran: Jimmy Page dari Led Zeppelin dan The Edge dari U2.

Majalah Rolling Stone menaruhnya pada posisi 70 di daftar 100 gitaris terbaik sepanjang masa. 12 piala Grammy pun telah ia kantongi.  Dengan berbagai pencapaian yang telah ia raih, tentu tak bisa dipungkiri bahwa White sudah termasuk “dewa gitar” papan atas.          



    0 Comments

Latest News

1  Josh Homme: ‘Ginger Elvis’ dari Gurun Pasir
Josh Homme: ‘Ginger Elvis’ dari Gurun Pasir

Terlahir dengan nama Joshua Michael Homme, ia adalah seorang gitaris, vokalis,...